Suami Digoyang Ombak di Laut, Bidan Digoyang Dokter di Puskesmas

POJOKSATU.id, BALI – Suami digoyang ombak di laut, istri digoyang pria idaman lain (PIL) di rumah.
Begitulah yang dialami pasangan suami istri (pasutri), Komang GBP dan AS. Komang GBP bekerja sebagai pelaut. Ia merupakan kru kapal pesiar. Sedangkan AS bekerja sebagai bidan puskesmas.
Saat Komang GBP digoyang ombak di laut, AS justru digoyang dokter satu kantornya di Puskesmas 1 Abiansemal, Badung, Bali.
Perselingkuhan AS dengan dokter Made OP akhirnya diketahui oleh Komang GBP.
Tak terima, Komang GBP mendatangi dokter Made OP dan membacoknya di Puskesmas 1 Abiansemal, Badung, Selasa (17/9/2019).
Diduga Komang GBP nekat membacok dokter Made OP karena cemburu istrinya selingkuh dengan korban.
Kasus perselingkuhan dokter dan bidan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Keduanya menjalin asmara sejak bidan AS pindah dan bertugas di Puskesmas 1 Abiansemal, tempat dokter Made OP bertugas.
“Benar (motifnya perselingkuhan). Tapi kami masih kembangkan,” terang Kapolres Badung, AKBP Yudith Satria Hananta, saat dikonformasi, Jumat (20/9/2019).
Perselingkuhan sang dokter dengan istri pelaku ternyata sudah diketahui oleh rekan-rekan kerja mereka di puskesmas.
Bahkan, kepala Puskesmas Abiansemal pernah memberikan teguran kepada oknum dokter asal Desa Penarungan, Mengwi Badung tersebut.
Pasalnya, baik si dokter ataupun bidan yang merupakan istri dari pelaku sudah sama-sama berkeluarga. Punya pasangan masing-masing.
“Menurut teman sejawatnya (dokter dan bidan), dugaan perselingkuhan itu sudah diketahui pegawai puskesmas. Tapi soal berapa lama mereka berselingkuh, kami masih selidiki,” tambah AKBP Yudith.
Kabar perselingkuhan itu perlahan sampai ke telinga sang suami, bidan AS. Puncaknya pada Selasa (17/9) lalu.
Saat itu suami dari AS, yakni Komang GBP menemui sang dokter, Made OP di aula Puskesmas Abiansemal, Badung.
Pertemuan itu juga disaksikan langsung oleh bidan AS, istri dari pelaku. Awalnya, obrolan mereka berjalan baik baik saja.
Tak berselang lama, perdebatan antara oknum dokter dan suami dari AS pun mulai memanas.
Sejurus kemudian, Komang GBP langsung mengeluarkan parang dari tas ransel yang dibawanya dan langsung menebas dokter Made OP.
Made OP berusaha menangkis, sehingga dia mengalami luka pada tangan kiri.
Melihat kejadian itu, bidan AS langsung melerai dan meminta bantuan pegawai psluskesmas lainnya.
Dokter Made OP langsung dilarikan ke ruangan gawat darurat puskesmas untuk dirawat. Sementara pelaku pergi meninggalkan puskesmas begitu saja.
Usai kejadian itu, oknum dokter tersebut melapor ke Polsek Abiansemal. Dan kini pelaku Komang GBP ditahan di Polsek Abiansemal.
(radarbali/mar/mus/pojoksatu)


Thursday January 01, 1970